Partnership to Accelerate Stunting Reduction di Indonesia

Bersama para mitra, Yayasan Bakti Barito telah berupaya untuk menurunkan angka stunting pada anak yang utamanya disebabkan oleh kekurangan gizi kronis selama masa kehamilan dan usia dini. Upaya ini mencakup pelatihan bagi kader kesehatan masyarakat, pelaksanaan kampanye kesadaran berbasis masyarakat, serta peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan dan gizi di daerah-daerah terpencil—langkah-langkah yang telah terbukti mampu menurunkan prevalensi stunting.

Meskipun Indonesia telah mencapai kemajuan yang luar biasa dalam menurunkan angka stunting pada anak selama 10 tahun terakhir, dengan menurunkan tingkat stunting menjadi 21,5% pada tahun 2023 dari 37,2% pada tahun 2013. Lebih jauh lagi, Indonesia telah berkomitmen untuk menurunkan prevalensi stunting hingga mencapai 10% pada tahun 2030.

Dampak

per Desember 2023

target angka stunting nasional pada tahun 2030

0 %

anak-anak di bawah usia dua tahun mendapat manfaat dari pusat rehabilitasi gizi (Pos Gizi)

0

Relawan kesehatan masyarakat menerima pelatihan.

0

distrik (di empat provinsi)

0

Melindungi Anak-anak Indonesia

Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Bakti Barito dan para mitra untuk mencapai tujuan ini melalui kemitraan kolaboratif baru yang kuat bernama Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia (PASTI) atau Kemitraan untuk Mempercepat Penurunan Stunting di Indonesia.

Melalui kemitraan yang luas, komitmen pendanaan, dan kerja dalam skala besar, PASTI menyatukan masyarakat lokal dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) serta lima perusahaan dan yayasan terkemuka: United States Agency for International Development (USAID), Tanoto Foundation, Amman Mineral, Bank Central Asia, dan Yayasan Bakti Barito.

Mitra Berdedikasi untuk Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga logo
USAID Logo

Mitra Pelaksana

Wahana Visi Indonesia Logo
Yayasan Cipta Logo