Mengubah Limbah Menjadi Nilai Ekonomi

Setiap tahun, sejumlah besar sampah mengancam kesehatan lanskap alam dan komunitas kita. Sebagai respons, Petrindo Jaya Kreasi, perusahaan induk Petrosea, telah meluncurkan “Ubah Limbah Bernilai Ekonomis.” Inisiatif transformatif ini membayangkan kembali sampah sebagai sumber daya yang berharga dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi sirkular ke dalam pengelolaan sampah komunitas.

Dampak

per Desember 2024

pendapatan jutaan dari limbah (peningkatan 45% dari tahun 2023)
Rp 0
berton-ton limbah yang dikelola
0
rumah tangga yang berpartisipasi
0
rata-rata transaksi bulanan jutaan rupiah
Rp 0

Bekerja sama dengan Bank Sampah Utama Balikpapan dan kelompok masyarakat KUBE Srikandi Bersatu di Desa Kariangau, inisiatif ini memberdayakan warga dengan pendidikan yang terarah dan pelatihan praktik untuk memisahkan dan mengolah sampah secara efektif.

Pada tahun 2024, model berbasis masyarakat ini tidak hanya mengalihkan 2,8 ton sampah organik, 8,8 ton sampah anorganik, dan 33,3 ton sampah sisa ke aliran daur ulang yang produktif, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata. Pendapatan yang dikumpulkan dari sampah meningkat menjadi Rp 13,8 juta pada tahun 2024—naik 45% dari Rp 9,5 juta pada tahun 2023—menunjukkan peningkatan kelayakan ekonomi program ini. Dengan 22 rumah tangga yang berpartisipasi, Bank Sampah memungkinkan warga untuk menukar sampah yang telah dipilah dengan nilai, menghasilkan transaksi bulanan rata-rata sebesar Rp 1,1 juta.