Yayasan Bakti Barito, melalui Yayasan Bakti Pendidikan Unggul (YBPU), secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk jangka waktu lima tahun dengan Kabupaten Malaka. Perjanjian ini menandai perluasan program STiR di provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan Malaka menjadi kabupaten ketiga setelah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Timor Tengah Selatan (TTS).
Kolaborasi antara Yayasan Bakti Barito, STiR Education, dan Kabupaten Malaka menjangkau seluruh pemangku kepentingan pendidikan di seluruh kabupaten, termasuk Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, dan siswa. Tujuannya adalah untuk mengembangkan kepemimpinan instruksional di antara para pengawas dan kepala sekolah, serta membina komunitas pembelajaran profesional bagi para guru, yang dikenal dengan sebutan Komunitas Belajar. Pendekatan holistik ini mengakui pentingnya mendukung seluruh ekosistem pendidikan, lebih dari sekadar guru secara individu, untuk memfasilitasi peningkatan yang berkelanjutan.
Juniarius Boko, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malaka, menyatakan dukungan yang kuat terhadap kemitraan ini, dengan mengatakan, “Kami sangat senang dapat memulai program kami di Malaka. Meningkatkan kualitas pendidik sangatlah penting, dan kami tahu kami tidak bisa melakukannya sendiri. Bermitra dengan organisasi seperti YBPU-STiR adalah kunci untuk membuat perubahan yang nyata. Saya yakin bahwa bersama-sama, kita akan membuat kemajuan besar dalam meningkatkan pendidikan di Malaka.”
Dian A. Purbasari, Direktur Yayasan Bakti Barito, berbagi antusiasme terhadap ekspansi ini, dengan mengatakan, “Kolaborasi ini menyoroti dedikasi kami untuk meningkatkan pendidikan di seluruh Indonesia. Dengan memberdayakan para pendidik dan membangun komunitas belajar yang kuat, kami bertujuan untuk menciptakan manfaat jangka panjang bagi siswa dan masyarakat. Bersama dengan STiR Education, kami berkomitmen untuk memajukan keunggulan pendidikan di Malaka.”
Yoni Nurdiansyah, Direktur Eksekutif Program STiR, hadir dalam penandatanganan MOU tersebut. “Kami merasa sangat terhormat memiliki komitmen yang kuat dari pemerintah Malaka dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kami berharap dapat bekerja sama dengan para pemimpin pendidikan di Malaka dan menciptakan komunitas pembelajaran profesional yang kuat untuk pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru, sehingga mereka dapat meningkatkan praktik mereka dan bergerak bersama dalam perjalanan yang mendorong hasil pembelajaran siswa, dengan visi kami untuk menciptakan dunia di mana guru senang mengajar dan anak-anak senang belajar.”
###
Tentang STiR Education
STiR Education adalah sebuah LSM internasional yang mendukung sistem pendidikan dalam menghidupkan kembali motivasi intrinsik, memastikan bahwa setiap anak, guru, dan pejabat termotivasi untuk belajar dan berkembang. Pada tataran praktis, hal ini berarti kami membantu pemerintah untuk menghidupkan kembali motivasi intrinsik di antara para guru dan pejabat lokal melalui jaringan guru. Visi kami adalah dunia di mana guru senang mengajar, dan anak-anak senang belajar. Kami telah bekerja di Indonesia sejak tahun 2022 dan saat ini telah menjangkau 14.789 guru dan 212.957 siswa di lima kabupaten.
Tentang Yayasan Bakti Barito
Didirikan pada tahun 2011, Yayasan Bakti Barito adalah organisasi filantropi dari Barito Pacific Group, sebuah perusahaan energi terintegrasi dengan berbagai entitas seperti Chandra Asri Group, Barito Renewables (perusahaan sub-holding untuk Star Energy Geothermal), Griya Idola, Petrindo Jaya Kreasi, Petrosea, dan lainnya.
Dipandu oleh komitmen yang tak tergoyahkan dari para pendiri kami, Prajogo Pangestu dan istrinya Harlina Tjandinegara, yayasan ini didedikasikan untuk mengatasi tantangan lingkungan dan pendidikan di Indonesia melalui inisiatif kolaboratif dengan mitra kami dan masyarakat yang kami layani. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi baktibarito.com, atau ikuti kami di Instagram, LinkedIn, Facebook, YouTube, dan X.
Kontak Media: info@baktibarito.com