Pembangunan Kembali 2 Sekolah di Garut Setelah Gempa Bumi Dahsyat

Dedicated volunteers and staff from Bakti Barito collaborate on a community project, demonstrating the foundation's "roll up your sleeves" approach to service.

Setelah gempa bumi dahsyat yang melanda Garut, berbagai kalangan masyarakat Indonesia bersama-sama membangun kembali dua sekolah yang terkena dampak, SDN 3 Barusari dan SDN 4 Barusari yang terletak di kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Upaya kolaboratif yang dipimpin oleh Yayasan Bakti Barito, Happy Hearts Indonesia, dan Kitabisa ini bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur sekolah untuk kegiatan belajar mengajar yang aman bagi 220 siswa. Pembangunan kembali ini  diproyeksikan akan selesai dalam di akhir tahun, yang diharapkan akan menyediakan ruang belajar yang aman bagi para siswa sehingga dapat membangun ketahanan masyarakat dalam jangka panjang.

Sebagai wujud dukungan, Slamet Widodo, Deputi Asisten Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Manajemen Bencana di Sekretariat Wakil Presiden, turut hadir di lokasi untuk mengawasi rekonstruksi SDN 4 Barusari. Kehadirannya mencerminkan komitmen pemerintah dan mitra masyarakat dalam memastikan lingkungan belajar yang aman dan tangguh.

Melalui upaya gabungan dari Bakti Barito, Happy Hearts Indonesia, dan Kitabisa, sebuah kampanye sedang berlangsung untuk mengumpulkan Rp 1,4 miliar untuk pembangunan ruang kelas tahan gempa. Sementara mitra kami memberikan pendanaan penting dan material berkelanjutan, termasuk batu bata plastik daur ulang, masyarakat setempat memberikan dukungan yang sama berartinya melalui kerja sukarela dan donasi sumber daya.

###

Tentang Yayasan Bakti Barito

Didirikan pada tahun 2011, Yayasan Bakti Barito adalah organisasi filantropi dari Barito Pacific Group, sebuah perusahaan energi terintegrasi yang terdiri dari berbagai entitas seperti Chandra Asri Group, Barito Renewables (inc. Star Energy Geothermal), Griya Idola, Petrindo Jaya Kreasi (inc. Petrosea), Indo Raya Tenaga dan banyak lagi.

Dipandu oleh komitmen abadi para pendiri kami, Prajogo Pangestu dan istrinya Harlina Tjandinegara, yayasan ini berdedikasi untuk mengatasi tantangan lingkungan dan pendidikan di Indonesia melalui inisiatif kolaboratif dengan para mitra dan masyarakat yang kami layani. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi baktibarito.com, atau ikuti kami di Instagram, LinkedIn, Facebook, YouTube, dan X.

Media contact: info@baktibarito.com

More Related